Jumat, 30 September 2016

"Memohon Ampunan"

By Nor Aliyah

Tiada tuhan selain Engkau
Hati ini menghiba
Memohon ampunan
Atas segala kehilafan
Jiwa ini terkeringkan
Juga oleh tingkah diri
Semoga tercurah segala rahmat
Bagi kedua tangan yang telah terangkat
Mengharapakan ampunan dari-Mu

Kandangan (KalSel), 29 September 2016

Rabu, 28 September 2016

"Seruan Kemenangan"

Seruan untuk kemenangan terdengar begitu jelasnya
Begitu tak dihiraukan
Bangunlah jiwa-jiwa yang masih terlelap
Pekat hitam yang menyelimuti hati dan pemikiran
Kita ingin menyongsong seruannya
Kemenangan tertinggi
Seruan kemenangan

Nor Aliyah
Kandangan, 29 September 2016

Selasa, 27 September 2016

Butiran Embun Birayang

Maulana adalah seorang mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi Swasta di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ia dan teman-temannya mendapatkan sebuah tugas akhir semester VII, yaitu Praktik Kerja Lapangan (PKL), tepatnya di desa Birayang, Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ini merupakan pengalaman pertama bagi Maulana dan teman-temannya ke tempat itu. Menyelidiki keanekaragaman hayati dan berbagai hal lainnya. Berbagai pengalaman yang ia lalui pun berubah menjadi pengalaman yang menantang, menegangkan dan mengharukan.

Banyak permasalahan yang datang tak terduga, memunculkan riak perasaan terhadap Mahlisa. Walau terkadang diselingi tingkah usil salah seorang karibnya. Ia dan teman-temannya berhasil menemukan sebuah pengalaman hidup yang berharga dari tempat itu. Terkait ilmu alam, asmara dan agama. Terjalin menjadi sebuah makna indah, meresap dalam setiap beningnya butiran embun Birayang.
***

Penulis: Nor Aliyah
Novel Pendidikan
ISBN: 978-602-364-077-5
Cet. I, Maret 2016
vi + 132 hlm; 13 x 19 cm
Diterbitkan oleh: Goresan Pena

Sabtu, 17 September 2016

Teratai Putih

Oleh Nor Aliyah

Teratai putih
Tumbuh indah berseri
Daun-daunnya menutupi permukaan air kolam
Teratai tetaplah tumbuh
Meski tak ada yang merawatmu
Tak ada yang mengacuhkanmu
Teratai tunggulah hingga bunga dan mahkotamu terurai
Dan kami ikut menyaksikan indahnya bungamu itu

Kandangan, 10 Juni 2016

Rabu, 07 September 2016

Doa Tulus

Oleh Nor Aliyah

Kedua tangan kutadahkan
Bergetar bibir ini mengucapkan
Doa tulus yang kupinta...
Aku tak minta lebih dari sekedar itu
Dan Berharap kepada-Mu,
Selalu kuberdoa agar pintaku terkabul
Meminta kesucian hati dari Mu
Dan terbukanya tabir-tabir putih yang menyimuti hati
Ya Allah semoga doa tulus suci yang telah kupinta
Engkau berkenan untuk kabulkan jua
Kandangan, 18 April 2016

Cahaya Iman

Oleh Nor Aliyah

Kamar ini gelap tanpa adanya cahaya
Ku tak bisa melihat
Tak bisa tentukan arah
Di mana kah cahaya yang bisa menerangi?
Di mana?
Sekian lama kucari
Menelusuk ke dalam relung-relung sanubari
Menghening senja sejenak
Oh, Tuhan
Hati insan ini rindu cahaya iman
Kembali menyiramkan kesejukan dalam hati